Kamis, 02 Desember 2010

Premi asuransi di Jabar tumbuh 10%

BANDUNG: Penghimpunan premi industri asuransi kerugian di Jawa Barat per November 2010 tumbuh 10% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Lysto Bandi, Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Jabar, mengatakan pendorong pertumbuhan premi antara lain naiknya penjualan proteksi kendaraan dan properti.

“Premi perlindungan kendaraan dan properti masih berkontribusi cukup besar. Penjualan proteksi dua sektor itu masing-masing berkontribusi 40% terhadap total produksi premi,” katanya kepada Bisnis, hari ini.

Dia mengatakan membaiknya kondisi ekonomi secara otomatis meningkatkan performa industri asuransi di Jabar. Lysto mengaku optimistis produksi premi sepanjang Desember masih tumbuh sengacu  ke penjualan mobil dan rumah yang cukup bagus.

AAUI Jabar memroyeksikan produksi premi industri asuransi kerugian di Jabar tumbuh 15% hingga akhir tahun  ini dibandingkan dengan 2009. “Kami optimistis proyeksi tersebut tercapai dengan melihat pertumbuhan premi pada sebelas bulan pertama 2010,” katanya.

Dia mengatakan beberapa perusahaan asuransi kerugian di Jabar sebenarnya telah mampu merealisasikan target hingga akhir tahun per akhir November. Namun, katanya, rata-rata perusahaan asuransi tetap memutuskan ekspansi usaha untuk memaksimalkan pendapatan.

“Perusahaan asuransi kerugian di Jabar dalam kondisi baik saat ini, karena mampu mencatatkan pertumbuhan premi sekaligus menjaga pencairan klaim,” katanya.

Haposan Bakara, Kepala Cabang Bandung Asuransi Puri Asih, mengatakan pertumbuhan premi perusahaannya terdorong oleh peralihan fokus bisnis dari asuransi kendaraan dan properti kepada proteksi kesehatan. Asuransi Puri Asih memutuskan lebih agresif menggarap pangsa pasar proteksi kesehatan di Jabar dengan pertimbangan potensinya cukup besar.

“Perusahaan memutuskan agresif menjual produk asuransi kesehatan sejak awal tahun. Dari 26 kabupaten atau kota di Jabar, kami sudah bekerja sama dengan DPRD di 11 kota atau kabupaten untuk menjual produk ini,” katanya.

Dia mengatakan peralihan fokus bisnis membuat komposisi asuransi kesehatan berkontribusi hingga 60% terhadap total produksi premi di Jabar. Menurut dia, rasio klaim asuransi kesehatan hingga November masih cukup terjaga. Hal ini, katanya, mengindikasikan bisnis asuransi tersebut masih terhitung aman untuk terus mendongkrak produksi premi.


Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)
Pengen punya rumah sendiri? kini bukan hal yang susah. klik DISINI semua jadi mudah !

PLN: Pengembang Properti Tak Perlu Keluarkan Biaya Investasi Listrik

Jakarta - PT PLN (Persero) menyatakan pengembang perumahan yang membangun rumah kini tidak perlu lagi mengeluarkan biaya investasi untuk pembangunan jaringan listrik dan pembelian trafo. Biaya untuk hal tersebut menjadi tanggung jawab PLN.

Direktur Utama PLN Dahlan Iskan telah menginstruksikan seluruh jajarannya untuk melayani setiap permintaan sambungan listrik untuk perumahan, berapapun daya tersambung yang diminta calon pelanggan. Penyediaan jaringan standar tegangan Menengah (TM) dan tegangan rendah (TR) termasuk trafo distribusi, sambungan rumah dan alat pengukur dan pembatas (APP) atau meteran listrik menjadi tanggung jawab PLN.

"Jika ada kendala teknis, maka hanya dilakukan penundaan penyalaan dan calon pelanggan tersebut dicatat dalam daftar tunggu yang dilengkapi dengan jadwal penyalaan. Dengan demikian, calon pelanggan memperoleh kepastian waktu penyalaan," kata Dahlan dalam siaran pers, Rabu (1/12/2010).

Dikatakan Dahlan, seluruh daftar tunggu yang masih ada juga harus diperbaharui dan dilengkapi dengan data jadwal penyalaan bagi setiap calon pelanggan. Seluruh daftar tunggu tersebut ditargetkan akan habis pada akhir Maret 2011.

Kebijakan ini diambil oleh manajemen PLN setelah mempertimbangkan beberapa hal. Pertama, pemerintah saat ini telah mengakomodir model bisnis PLN, di mana selisih antara biaya operasi dengan pendapatan ditutup dengan subsidi oleh Pemerintah. PLN juga telah diberi margin usaha untuk kebutuhan investasi perluasan pelayanan.

Kedua, Pemerintah telah menetapkan tarif baru biaya penyambungan yang cukup untuk membiayai sambungan rumah dan APP. Tarif BP yang baru tersebut ditetapkan bersamaan dengan penetapan tarif listrik 2010 melalui Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No.07 tanggal 30 Juni 2010.

Dengan kebijakan baru ini diharapkan pengembang perumahan dapat lebih fleksibel mengatur rencana pembangunan rumah bagi rakyat tanpa harus terkendala dan tidak perlu mengeluarkan biaya ekstra untuk investasi listrik.

[Sumber:http://www.detikfinance.com/read/2010/12/01/183555/1507067/4/pln-pengembang-properti-tak-perlu-keluarkan-biaya-investasi-listrik]
Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

Pengen punya rumah sendiri? kini bukan hal yang susah. klik DISINI semua jadi mudah !

Dandani Teras Mungil Supaya Menarik

Ukurannya mungil, hanya kurang lebih 3,2 meter persegi. Meski demikian tidak menghalangi teras ini untuk tampil menarik. Karena biar kecil, teras ini bermanfaat pula untuk menyambut tamu. Mau nyontek?

Rumah dimana teras ini berada luasnya kurang dari 100 meter persegi. Jadi pemanfaatan lahan harus maksimal, termasuk di dalamnya teras.Walaupun bukan bagian dari ruang dalam, tapi teras pun punya hak didandani secantik interior. Salah satu caranya adalah dengan memilih tema dan desain furnitur yang unik.

Untuk tampil menarik, tidak harus dengan furnitur mahal dengan desain kontemporer yang "aneh". Melihat dari foto teras ini, kesan catchy  hadir dari penempatan tiga buah kursi berbeda desain. Ditambah lagi dengan wadah koran dan majalah yang desainnnya juga unik. Material kayu dengan warna alami, membuat teras ini tampil natural.

Beda desain, kok , tidak tampak acak-acakan, ya ? Kuncinya adalah tema. Teras mungil ini bertema natural, semua furnitur berwarna alami kayu. Itu sebabnya meski beraneka bentuk ada di sana, tetap tampak "menyatu". Sebaliknya, jika ingin mengaplikasikan lebih dari satu warna, tempatkan furnitur dengan desain yang senada.

Terbukti, kan , ukuran berapapun teras Anda, tetap ada cara membuatnya menarik. Tampilan cantik, fungsinya pun lebih maksimal. Menerima tamu tidak lagi mutlak di dalam rumah, di teras pun tidak mengapa.


Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)
Pengen punya rumah sendiri? kini bukan hal yang susah. klik DISINI semua jadi mudah !

Lukisan Bunga Membuat Tiang Teras Lebih Menarik

Tiang bangunan dapat menjadi lebih indah hanya dengan lukisan. Lukisan tanaman menjadikan kolom terlihat unik.

Biasanya kolom bangunan teras  dicat polos. Warnanya sesuai dengan tema warna utama bangunan. Sedikit membosankan mungkin hal seperti itu. Nah, untuk membuat kolom bangunan menjadi unik, coba lukislah kolomnya. Cara melukisnya itu mirip  grafiti. Gampang banget dan hasilnya menawan.

Pada foto, kolom dicat hitam , dan lukisan bunga dicat dengan warna putih. Kolom yang hitam memperjelas penampilan bunga yang menjadi aksen  yang kuat untuk dijadikan point of interest.

Sebagai elemen percantikan, lantai di antara kolom diisi oleh koral kecil yang berwarna putih. Kesan kaku, membosankan, dan efek “mengurung ruang” yang biasa ditimbulkan kolom menjadi hilang.  Kini kesan lembut, dinamis, dan menyenangkan menghiasi lorong ruangan.

[Sumber:http://properti.kompas.com/index.php/read/2010/12/01/11233422/Lukisan.Bunga.Membuat.Tiang.Teras.Lebih.Menarik-12]

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)
Pengen punya rumah sendiri? kini bukan hal yang susah. klik DISINI semua jadi mudah !

Bikin Ruang Keluarga Bersuasana Saung Pedesaan

Duduk di saung, menikmati angin sepoi-sepoi. Ditemani alunan suling bambu. Dilengkapi nikmatnya singkong rebus dan teh hangat. Sungguh suasana pedesaan yang selalu dirindukan

Stop melamunnya. Daripada menghabiskan waktu dengan membayangkan suasana pedesaan yang menyenangkan, mengapa tidak kita bawa kenangan tadi ke ruang keluarga? Pada intinya, sama saja dengan penataan ruang keluarga biasa, tapi pilih furnitur dan aksesori yang memberi kesan "outdoor" yang kuat. Contohnya ruang keluarga ini.

Sebagai pengganti sofa, pemilik rumah ini menempatkan daybed . Bukan sembarang , melainkan yang terbuat dari anyaman rotan. Dengan demikian, daybed sudah menyumbangkan tampilan alami untuk ruang keluarga. Tapi tidak cukup cuma , perlu didukung pula oleh furnitur dan aksesori lain di sekelilingnya.

Sekarang perhatikan pilihan single chair -nya. Tidak berbahan alami, seperti kayu, bambu, atau rotan. Single chair  ini berbahan kain dengan rangka besi, layaknya kursi-kursi modern. Tapi coba lihat desainnya, sebenarnya single chair  ini masuk kategori furnitur outdoor . Itu sebabnya, kehadiran si kursi di ruang keluarga ini menegaskan kesan outdoor  yang ingin ditampilkan.

Berikutnya, kita lihat lantainya. Ada karpet hijau di sana. Sekilas pandang, si karpet hijau ini menyerupai sepetak rumput, ya ? Ini dia sebenarnya yang paling berhasil "menipu" mata kita. Sehingga saat melihatnya, otomatis mata dan otak kita membayangkan rumput yang segar.

Dengan berpadunya furnitur dan aksesori bernuanasa alami tadi, ditambah lagi bukaan yang lebar, tidak perlu lagi melamunkan suasana pedesaan. Sudah hadir, kok , di ruang keluarga Anda.

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)
Pengen punya rumah sendiri? kini bukan hal yang susah. klik DISINI semua jadi mudah !

AXA Tempati Separuh Perkantoran Kuningan City

JAKARTA - Grup usaha AXA Indonesia akan menempati separuh zona bawah gedung perkantoran di superblok Kuningan City. AXA Indonesia berkesempatan melakukan okupansi hingga duapertiga low zone Kuningan City. Dengan menjadi major tenant di menara perkantoran Kuningan City, AXA Indonesia mendapatkan penawaran khusus untuk mengubah nama gedung tersebut dari The Oval menjadi AXA Tower.

Lima anak usaha AXA yang akan menempati gedung di Jalan Prof Dr Satrio Kavling 18 tersebut adalah AXA Services Indonesia, AXA Mandiri Financial Services, AXA Asset Management Indonesia, AXA Financial Indonesia, dan Asuransi AXA Indonesia.

Senior Marketing Manager PT Arah Sejahtera Abadi (ASA), Zaldy Wihardja, mengatakan, AXA Indonesia dengan lima anak usahanya telah menyepakati penyewaan gedung seluas hampir 16.000 meter persegi di low zone AXA Tower.

AXA juga mendapat kesempatan untuk memperluas sewa gedung hingga 5.000 meter persegi sehingga luas total gedung yang dikontraknya mencapai duapertiga total luas low zone AXA Tower, yakni 30.000 meter persegi.

"Dengan lease agreement ini, AXA mendapat kesempatan menempati gedung selama tujuh tahun dengan option (penambahan kontrak) dua kali lima tahun," kata Zaldy sesuai penandatanganan lease agreement antara ASA dan AXA Indonesia di Kuningan City Marketing Gallery, Kuningan, Jakarta, Rabu (1/12/2010).

Lima anak usaha AXA yang akan menempati gedung di Jalan Prof Dr Satrio Kavling 18 tersebut adalah AXA Services Indonesia, AXA Mandiri Financial Services, AXA Asset Management Indonesia, AXA Financial Indonesia, dan Asuransi AXA Indonesia.

Zaldy mengatakan, nilai kontrak atas perjanjian sewa tersebut menjadi komitmen tertutup antara kedua perusahaan tersebut. "Untuk retail, harga sewanya 18 dollar AS per bulan per meter persegi, di luar service charge sebesar 3,5 dollar AS per bulan. Untuk strata (penjualan kavling di high zone), harga jual retail 2.250 dollar AS per bulan per meter persegi, exclude service charge," jelas Zaldy.

Ia menambahkan, dari total luas 30.000 meter persegi untuk high zone, 30 persen di antaranya telah terjual kepada perusahaan lokal. Rencananya, AXA Tower sudah dapat ditempati pada awal tahun 2012.

[Sumber: http://properti.kompas.com/index.php/read/2010/12/01/20042260/AXA.Tempati.Separuh.Perkantoran.Kuningan.City-12]

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)
Pengen punya rumah sendiri? kini bukan hal yang susah. klik DISINI semua jadi mudah !

Apartemen dan Mal Kuningan City Buka Akhir 2011

JAKARTA — Sebelum akhir tahun depan, apartemen dan pusat perbelanjaan di superblok Kuningan City, Jalan Prof Dr Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan, sudah mulai dapat dinikmati. Pembangunan kedua tempat tersebut diperkirakan selesai pada kuartal ketiga 2011.

Senior Marketing Manager PT Arah Sejahtera Abadi (ASA), Zaldy Wihardja, mengatakan, saat ini 85 persen apartemen Denpasar Residence telah laku terjual. Apartemen yang terdiri dari dua gedung, yakni Ubud Tower dan Kintamani Tower, itu seluruhnya terdiri dari 936 unit, mulai tipe 48 meter persegi dengan satu kamar tidur hingga tiga tempat tidur. Ada juga 24 unit Grand Bali Suite.

Adapun bangunan mal antara lain sudah dipesan oleh beberapa tenant, seperti XXI, Lotte Mart, Best Denky, Gramedia, dan Lolypop.

"Untuk mal ini arahnya lebih ke lifestyle entertainment center dan dapat mengakomodasi kebutuhan para profesional," kata Zaldy seusai menghadiri penandatanganan lease agreement antara PT ASA dan AXA Indonesia di Jakarta, Rabu (1/12/2010).

"Di lantai 1 dan 2, sebanyak 60 persennya diisi dengan food and beverage, kafe, resto, dan sebagainya. Lantai tiga baru mulai fashion yang lebih high profile. Adapun lantai 5 dan 6 berisi gadget store untuk para profesional, juga ada spa, gym, karaoke, dokter kecantikan dan gigi, serta bank," paparnya.

CEO PT Leads Property Services Indonesia Hendra Hartono memperkirakan, unit apartemen Denpasar Residence akan habis terjual pada Juni 2011 dengan harga jual mulai Rp 23 juta per meter persegi. Adapun untuk mal diperkirakan akan terus dilirik oleh calon pembeli hingga setelah beroperasi.


Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)
Pengen punya rumah sendiri? kini bukan hal yang susah. klik DISINI semua jadi mudah !