Kamis, 28 Juli 2011

Wow! China Bakal Bangun 50.000 Gedung Pencakar Langit di 2025





Jakarta - China akan membangun 50.000 gedung pencakar langit setara 10 Kota New York pada tahun 2025. Rencana ini akan meningkatkan permintaan batubara di China.

Pengusaha tambang batu bara optimis permintaan batu bara semakin melonjak di Negeri Tirai Bambu tersebut.

"Saya sangat optimis kebutuhan energi dunia khususnya batu bara meningkat sangat pesat setiap tahunnya," ujar Presiden Direktur PT Adaro Indonesia Garibaldi Thohir dalam diskusi pada peluncuran buku 'Indonesian Mining Services Book 2011' di Aston Hotel, Jakarta, Rabu (27/7/2011).

Keoptimisan Garibaldi berdasarkan penelitian yang menyatakan pertumbuhan pesat yang terjadi di China pada tahun 2025. Pada tahun 2025 ada 221 kota yang penduduknya di atas 1 juta, sebanyak 5 miliar meter persegi jalan akan diaspal, 170 sistem transportasi massal akan dibangun, lahan 40 miliar meter persegi akan dibangun sebanyak 5 juta gedung, serta adanya pembangunan sebanyak 50.000 gedung pencakar langit.

"50.000 gedung pencakar langit itu sama dengan membangun 10 kota New York," ungkapnya.

Selain itu, adanya gempa di Jepang yang berdampak pada pembangkit nuklirnya, menyebabkan terdapat beberapa negara yang berpikir ulang untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir. Hal ini mengakibatkan secara otomatis negara tersebut tetap bertahan pada pembangkit listrik yang menggunakan batubara.

"Gempa bumi di Jepang yang berkaitan tidak langsung terhadap PLTN harus dicermati karena Jerman sekarang menjadi consider tidak meneruskan program nuklir. Ini kesempatan bagi pengusaha batubara," ujarnya.

Sementara untuk permintaan dari dalam negeri, Garibaldi akui meskipun jumlah penduduknya besar tapi konsumsi listriknya masih rendah.

"India dan Indonesia yang memiliki jumlah penduduk yang substansial hanya menggunakan konsumsi listrik di bawah seperempat dari China konsumsi listrik di negara bertambah akan meningkat seiring dengan peningkatan pendapatan kelompok menengah dan atas di dekade mendatang," ujarnya.

Namun, Garibaldi yakin, jika masyarakat Indonesia sudah maju maka otomatis kebutuhan akan energi semakin meningkat.

"Negara kita membutuhkan infrastruktur, PLTU merupakan ujung tombak pembangunan nasional angkatan muda luar biasa, dan mereka membutuhkan listrik untuk mengikuti lifestyle. Kalau masyarakatnya maju, pertumbuhan maju, maka pertambangan batubara maju. Begitu juga usaha jasa pertambangan juga akan maju karena itu berkaitan erat," pungkasnya.


Sumber : www.finance.detik.com/wow-china-bakal-bangun-50000-gedung-pencakar-langit-di-2025

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)


Rabu, 27 Juli 2011

Pertumbuhan properti Asia Pasifik diprediksi solid



JAKARTA: Pertumbuhan pasar properti di kawasan Asia Pasifik diperkirakan masih solid yang ditandai oleh permintaan hunian yang kuat sehingga tingkat hunian dan harga sewa diperkirakan akan tumbuh sepanjang tahun ini. "Aktivitas investasi di sektor properti meningkat secara perlahan sepanjang tahun ini. Secara global Asia Pasifik masih menjadi pemimpin dalam pertumbuhan ekonomi. Pada tahun ini diperkirakan volume investasi properti di Asia Pasifik sebanyak 430,0% dibandingkan Amerika 134,8% dan Eropa 202,4%," kata Sigrid Zialcita, Managing Director Research Asia Pacific Cushman & Wakefield, kemarin.

Sigrid menjelaskan pada harga sewa Asia Pasifik yaitu Hong Kong menempati posisi tertinggi di pasar Global yakni mencapai US$255,04 per meter yang dilanjutkan oleh London sebesar US$242,83 per meter. Dalam Asia Pasifik, tambahnya, Indonesia dan Australia memiliki tipe pasar yang khas dimana kedua negara tersebut menunjukkan kenaikan yang lambat tetapi berkelanjutan dibandingkan dengan negara Asia Pasifik lainnya yang naik turun.

Arief Rahardjo, Head of Research & Advisory Cushman & Wakefield mengatakan aktivitas sewa dan permintaan baru di pasar perkantoran central business district (CBD) Jakarta terus berada pada level tertinggi selama kuartal kedua tahun ini.

"Pada kuartal ini tercatat penyerapan ruang perkantoran sebesar 92.300 m2 sehingga tingkat penyerapan semester I/2011 menjadi 174.800 m2 atau 82% lebih tinggi dibandingkan dengan semester yang sama tahun lalu," kata Arief.

Dia menjelaskan tingkat hunian terus mengalami kenaikan selama kuartal II/2011 sebesar 1,6% menjadi 89,4% pada akhir Juni 2011. Tingkat penyerapan, lanjutnya, diproyeksikan akan tetap berada pada kisaran tertinggi dengan sektor perbankan diharapkan akan memberikan kontribusi yang besar pada tingkat penyerapan di CBD pada kuartal mendatang.

Ong Kah Seng, Senior Manager Research Singapore Cushman & Wakefield mengatakan didukung oleh minat yang terus aktif pada gedung-gedung baru di CBD menyebabkan pasar perkantoran grade A di Singapura meningkat.

"Selama semester pertama tahun ini diperkirakan akan terjadi penyerapan sekitar 64,58 hektare. Tetapi pertumbuhan kenaikan harga sewa diperkirakan tidak terlalu tinggi," katanya.

Sumber : www.bisnis.com/infrastruktur/properti/pertumbuhan-properti-asia-pasifik-diprediksi-solid

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)


Adhi Karya incar lima proyek tol baru



JAKARTA: BUMN konstruksi, PT Adhi Karya tengah, mengincar pengerjaan konstruksi lima ruas tol di Pulau Jawa.

Sekretaris Perusahaan PT Adhi Karya Kurnadi Gularso mengatakan ruas tol yang akan digarap tersebut merupakan bagian dari rencana kerja anggaran perusahaan jangka menengah.

Oleh karena itulah saat ini perusahaan plat merah tersebut telah melakukan evaluasi dan perhitungan kelayakan.

Sayangnya Kurnadi enggan menyebutkan ruas mana saja yang menjadi bidikan perseroan tersebut. Namun yang pasti, sambungnya, seluruh tol tersebut merupakan bagian dari 24 ruas yang saat ini sedang dalam proses evaluasi yang siap untuk dibangun.

"Tidak bisa di-publish dulu, semua ada di Pulau Jawa terutama ruas miliki Bakrieland dan Jasa Marga," katanya kepada Bisnis, pekan lalu.

Dari lima ruas tersebut, tiga diantaranya merupakan target yang ditargetkan bisa didapatkan pada tahun ini dengan total investasi Rp1,9 triliun. Namun hingga tengah tahun ini belum satu pun dari tiga ruas tersebut yang kontraknya telah diteken.

"Kami masih menunggu, mudah-mudah semester II bisa diteken karena memang masih dalam proses penenderan."

Beberapa ruas tol yang telah dilaksanakan oleh Adhi Karya diantaranya Bogor Ring Road, Kanci Pejagan, Jembatan Suramadu, dan Semarang-Bawen seksi I.

Sumber : www.bisnis.com/infrastruktur/properti/adhi-karya-incar-lima-proyek-tol-baru

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)


Pasar Sewa Perkantoran di Jakarta akan Naik 10%





Jakarta - Pasar properti sewa perkantoran akan tumbuh 10% di semester II-2011. Ini terjadi karena kurangnya pasokan baru selama periode tersebut.

Demikian disampaikan Associate Director Research and Advisory Cushman & Wakefield Arief Rahardjo di kantornya, gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD, Jakarta, Selasa (26/7/2011).

"Office bisa tumbuh lebih dari 5%. Bisa 10% dan berlangsung hingga tahun depan," ungkapnya.

Kurangnya pasokan baru perkantoran, khususnya di Jakarta menjadikan harga sewa meningkat. Tercatat sepanjang triwulan II-2011 hanya ada satu penambahan komplek perkantoran baru seluas 28.000 meter persegi di Alliaz Tower.

"Suplai terbatas dan banyak yang cari juga. Memang dalam enam bulan ke depan ada banyak masuk. Sekitar 170.000 meter persegi untuk office. Pasca krisis, perusahaan multinasional dan bank stop ekspansi. Tapi mulai 2009 mulai aktif lagi. Developer pun juga mulai membangun baru," papar Arief.

Berdasarkan catatan Cushman & Wakefield, penyerapan perkantoran sebanyak 174.800 meter persegi. Penyerapan perkantoran juga telah naik menjadi 89,4%.

"Jika penyerapan sudah melebihi 85%, biasanya developer mulai menaikkan harga sesuai keinginan dia," tegas Arief.

Pasar perkantoran grade-A mencatat penyerapan tertinggi, 88,5% di triwulan II-2011. Ini diambil dari total penyerapan di CBD Jakarta. "(Penyerapan) karena penyewa besar melakukan menempatan secara fisik ruangan yang telah mereka pesan sebelumnya," jelas laporan Cushman & Wakefield.

Ini menjadikan harga sewa rata-rata naik 2,1% selama triwulan II-2011 menjadi US$ 17,73 per meter persegi per bulan. Perkantoran dengan penyerapan terbesar diantaranya UOB Plaza dan The Plaza.

Sumber : www.finance.detik.com/pasar-sewa-perkantoran-di-jakarta-akan-naik-10

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)


2.000 Rumah Murah Bakal Hadir di Malang



Jakarta - Sebanyak 2.000 rumah murah siap dibangun di Malang, Jawa Timur pada tahun ini. Meski permintaan rumah murah di Malang mencapai 6.000, namun pengembang properti hanya sanggup membangun 2.000 saja.

Demikian disampaikan Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera) Suharso Monoarfa, dalam jumpa pers, di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (26/7/2011).

"Ada 6.000 rumah di Malang, tapi baru deliver 2.000. Lokasi rumah masuk berdekatan dengan komplek elit Jepang," jelasnya.

Selain kota Malang, Balikpapan juga akan memiliki 1.000 rumah murah baru sepanjang tahun ini. Kedua kota ini diharapkan menjadi pendorong pengembang lain dalam membangun rumah murah, yang ditargetkan pemerintah 50 ribu unit sepanjang tahun ini.

Suharso pun sangat mengapresiasi pengembang di Malang dan Balikpapan. Pasalnya, lahan tempat membangun rumah murah menjadi milik pengembang, bukan hasil kerja sama Pemerintah Daerah (Pemda).

"Di sana lahan disedikan pengembang. Jadi Rp 25 juta (per unit) sudah termasuk lahan. Saya mengapresiasi inisiatif seperti itu," tutur Suharso.

Ia menambahkan, ketersediaan lahan memang menjadi kunci sukses pembangunan rumah murah. Klasifikasi tanah di Indonesia sangat beragam, hingga menyulitkan pemerintah dalam menyediakan lahan untuk kebutuhan tertentu.

"Indonesia itu hak ini-itu. Jadi problem di kita tanah, selain infrastruktur dan rumah. Kuncinya di landbanking. Di Prancis saja sudah ada yang namanya social housing, di mana 20% dari bangunan harus sebagai social housing. Kalau tidak bayar pinalti," tegasnya.

"Di Amerika Serikat, sampai dengan hari ini (pemerintah) selalu sediakan landbanking. Untuk itu (Indonesia) bentuknya transfer ke daerah untuk memastikan lahan. Karena tanah negara, tidak serta merta milik negara kan," kata Suharso.

Sumber : www.finance.detik.com/rumah-murah-bakal-hadir-di-malang

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)


Tukang Bakso dan Asongan Dijamin Bisa Dapat Rumah Murah, Asal...




Jakarta - Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera) Suharso Monoarfa menjamin tukang bakso dan pedagang asongan dapat memiliki rumah murah Rp 25 juta tanpa uang muka (DP), asal memiliki penghasilan yang baik.

Hal ini disampaikan Suharso dalam dalam konferensi pers, di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (26/7/2011). "Semua orang bisa memiliki rumah dengan (cicilan) Rp 225-250.000 per bulan selama 15 tahun, tanpa DP (downpayment/uang muka). Tukang bakso dan asongan juga bisa dapat rumah," ujarnya.

Tukang bakso dan pedagang asongan, lanjut Suharso, merupakan kategori masyarakat berpenghasilan namun non-bankable. Dengan demikian, pemerintah berharap dapat membantu penyediaan rumah bagi seluruh masyarakat, tidak hanya yang berpenghasilan tetap.

"Modifikasi dari FLPP (fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan), yang murni adalah yang bankable. Yang tidak berpenghasilan tidak tetap, tapi berpotensi pakai plus jaminan. Asuransi pakai Askrindo," jelas Suharso.

Ia menambahkan, program rumah murah Rp 25 juta per unit merupakan inisiatif pemerintah. Hal ini sesuai direktif presiden SBY, akan ada 1 juta rumah murah baru hingga 2014 yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Fokus dari Kementerian Perumahan Rakyat adalah masyarakat dapat mencicil rumah selama 15 tahun dengan nilai tetap. Tidak ada fluktuasi pembayaran mengikuti tingkat inflasi, seperti program-program sebelumnya.

"Syarat kita adalah dari Berbendahara Umum Negara. Kita ikuti good governance. Kalau bank kan punya persyaratan teknis di Bank Indonesia (BI). Inilah hasil kombinasi. Kita sedang berproses dan kita jaga agar suku bunga tidak naik, hingga pembeli dijamin selama 15 tahun, cicilan tidak berubah," tuturnya.

Sumber :  www.finance.detik.com//tukang-bakso-dan-asongan-dijamin-bisa-dapat-rumah-murah-asal

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)


Takut KPK, Kemenpera Ketat Kucurkan Dana Subsidi KPR


Jakarta - Pihak Kementerian Perumahan Rakyat melakukan seleksi yang ketat untuk pengucuran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Semua syarat harus dipenuhi nasabah sebelum mendapatkan subsidi KPR tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Layanan Umum Pusat Pembiayaan Perumahan (BLU-P3), Margustienny di Hotel Bidakara, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (26/7/2011).

Margu mengatakan, bank pelaksana FLPP masih belum melakukan fungsi seleksi syarat dan ketentuan debitur secara benar. Jika persyaratan belum dipenuhi, pemerintah pun tidak bisa mencairkan dana bantuan FLPP tersebut.

"Verifikasi program ada di bank pelaksana, apa sudah yakin bank pelaksana sudah dilakukan secara clear?," jelasnya.

Selama ini, BLU-P3 tidak bisa mencairkan dana FLPP karena hal-hal yang dipersyaratkan belum dipenuhi. Syarat-syaratnya antara lain debitur harus merupakan masyarakat berpenghasilan rendah (MPR), dengan gaji maksimal Rp 2,5 juta. Debitur juga belum pernah memiliki rumah dan belum menerima subsidi perumahan atau FLPP.

"Seperti statement belum memiliki rumah, atau KTP double. Yang paling banyak ditemui adalah belum mengisi SPT dan tidak melampirkan NPWP," tuturnya.

Untuk itu, masyarakat harus memenuhi syarat-syarat tersebut jika ingin mendapatkan kredit murah FLPP. Bank Pelaksana pun harus memperbaiki sistem kontrol persyaratan dan ketentuan debitur FLPP.

"Bank pelaksana harus memperbaiki sistem. Karena ini uang negara, jika tidak saya bisa dipanggil KPK," tegas Margustienny.

BLU-P3 merupakan lembaga baru yang bertugas sebagai pelaksanan kebijakan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan. Berada pada hierarki Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera), BLU menjadi Satuan Kerja (Satker) pemerintah, sesuai yang dimandatkan dalam Keputusan Menteri Keuangan No. 290/KMK.05/2010.

Hingga akhir 2010, dana yang akan dikelola oleh BLU Pusat Pembiayaan Perumahan mencapai Rp 2,683 triliun. Dana tersebut digunakan untuk meningkatkan likuiditas pembiayaan perumahan di Kemenpera. Dengan terus bertambahanya dana kelolaan di BLU, makan suku bunga KPR dapat terus turun.

"Minimal 2% di atas BI rate 6,5%, mungkin sekitar sekitar 7% atau 8,5%," imbuh Menpera, Suharso Monoarfa.

Sumber : www.finance.detik.com/takut-kpk-kemenpera-ketat-kucurkan-dana-subsidi-kpr

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)