Senin, 15 Agustus 2011

"Green Living", Karena Tanah Lebih Dulu Ada





DEPOK, Tren green living dalam hunian rupanya telah dipikirkan sejak lama oleh pengembang PT Bumi Darussalam. Pengembang yang memiliki tagline

hunian asri bernuansa religi ini berupaya memberikan penghargaan pada alam dan lingkungan sekitarnya untuk diterapkan dalam hunian.

Menurut Adrian Zulfi Setiawan, Direktur Operasional dan Perencanaan PT. Bumi Darussalam, mengatakan konsep asri itu tidak diragukan lagi karena pihaknya mengembangkan konsep hijau.

"Kami meyakini, setiap tetes hujan ini dikawal malaikat. Artinya, kalau dibuang secara sia-sia, kami telah berbuat tidak adil terhadap tanah yang lebih dulu ada dibandingkan hunian," katanya kepada Kompas.com, akhir pekan lalu.

Untuk itu, hunian yang dikembangkan oleh grup Darussalam dikonsep dengan peresapan alami dan biopori. Untuk peresapan biasanya ditempatkan di bawah ruang-ruang terbuka, sementara lubang-lubang biopori dibuat merata baik di komplek perumahan maupun hunian.

"Kami juga menanam tanaman vegetatif. Lalu, untuk lahan yang gundul ditanami tanaman buah," jelasnya.

Bagaimana pengelolaannya? Adrian mengatakan, musyawarah warga menjadi jalan keluarnya.

"Kalau pohon-pohon itu milik lingkungan, semua warga bisa memelihara, termasuk saat memanen bisa dikerjakan bersama-sama," katanya.


Sumber : www.properti.kompas.com/.Green.Living.Karena.Tanah.Lebih.Dulu.Ada.

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar